Tuesday, November 14, 2023

Buku Problematika Fiqhiyah dan Solusinya di Pustaka Dayah Terpadu Al Madinatuddiniyah Syamsuddhuha dan Pustaka MTsN 6 Aceh Utara

Buku Problematika Fiqhiyah dan Solusinya adalah buku yang membahas tentang masalah-masalah Fiqih yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari. Ditulis oleh salah seorang guru di MTsN 6 Aceh Utara yang juga Pimpinan LPI Al-Alif Malikussaleh Kuta Makmur Aceh Utara.

Buku ini di pinang oleh bang Alhamda, S.Sos kemudian beliau waqafkan untuk perpustakaan sekolah. Ini kegiatan yang luar biasa, tau kenapa?

Waqaf adalah salah satu ibadah yang fahalanya tidak akan putus-putus diterima okeh si Waqif (pemawaqaf).

Dua buku yang bang Alhamda pinang saya serahkan keperpustakaan Dayah Terpadu Al Madinatuddiniyah Syamsuddhuha yang diterima langsung oleh Kepala Perpustakaan ibu Sabnuryani. Dan satu lagi saya serahkan kepada perpustakaan MTsN 6 Aceh Utara yang diterima langsung oleh ibu Eka.



Dan semoga buku ini selalu bermanfaat dan dibaca oleh seluruh khalayak umum yang tentunya juga fahalanya selalu mengalir kepada pewaqaf sebagai amalan tambahan ketika kembali kepada Allah Swt



Monday, November 13, 2023

Memecahkan Jawaban dari Soal Informatika Part 3

 https://drive.google.com/file/d/1iLiuqeHfSdebmFHV1Qtg6AziL1xuoDm3/view?usp=drive_link

Memecahkan Jawaban dari Soal Informatika Part 2

 https://drive.google.com/file/d/1k1zSwgeLjZxVFbi7nIt5MKruAd19qP1d/view?usp=drive_link

Memecahkan Jawaban dari Soal Informatika Part 1

 https://drive.google.com/file/d/1T6tZo01zwb7cO3Jcqopb15FaKHV9hu3D/view?usp=drive_link

Sunday, November 12, 2023

Resume Ke-12; Proofreading Sebelum Menerbitkan Tulisan

                                                                 Pertemuan Ke-12

Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Ke-30 PGRI 
Jumat, 10 November 2023

Pemateri           : Susanto, S.Pd
Moderator        : Arifiah Afifi
Materi               : Proofreading Sebelum Menerbitkan Tulisan


Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Ke-30 PGRI Ke-12 dengan materi Proofreading Sebelum Menerbitkan Tulisan yang menjadi narasumber bapak Susanto, S.Pd dan dipandu oleh NArofiah Afifi selaku moderator.

Proofreading adalah adalah tahap terakhir dari proses pengeditan sebuah tulisan dan hanya boleh dilakukan setelah semua revisi dan pengeditan telah dilakukan. proses memeriksa dokumen untuk setiap jenis kesalahan tata bahasa, tipografi, atau format. Proofreading harus selalu menjadi langkah terakhir yang diambil sebelum sebuah dokumen. Hal ini dibutuhkan oleh setiap orang/penulis baik akademis ataupun personal bisnis, atau organisasi yang memproduksi tulisan untuk domain publik, dapat berupa paper akademis, iklan cetak, web copy, direct mail, booklet informasi, artikel, buku dan lain sebagainya

Sebab saat menulis terjadi kesalahan penulisan disebabkan oleh:

  1. Kadang, penulisan sering luput dalam penulisan huruf (termasuk ejaan) karena terlalu fokus pada kualitas kontensnya, bukan teknik menulisnya.
  2. (Maaf), kadang beberapa penulisan melakukan kesengajaan dalam melanggar kaidah menulis buku secara
  3. Tata cara penulisan huruf (dan penggunaan kaidah ejaan lainnya) adalah hal yang sangat bersifat mikro dalam menulis buku, tetap saja harus dianggap penting.
Kesalahan apa saja yang dikoreksi?
  1. Saltik (kesalahan pemgetikan) aau ejaan
  2. Penggunaan tanda baca
  3. Konsistensi dalam penggunaan nama atau istilah
  4. logika dari sebuah tulisan
Saltik atau typo
  1. Typo insedental, kesalahan mengetik, cukup diperbaiki
  2. Typo individual, kecenderungan pribadi, misalnya menulis kata "buku" pada awal kalimat selalu "BUku"
  3. Typo automatical, koreksi otomatis dari aplikasi
  4. Typo konseptual, bukan salah ketik melainkan salah konsep.
EYD V
(https://ejaan.kemdikbud.go.id/eyd/)
  • Penggunaan huruf
  • Penulisan kata
  • Penggunaan tanda baca
  • Penulisan unsur sarapan
Contoh tulisan yang belum dikoreksi

Sepanjang hari bapak bekerja hingga lembur larut malam. Akupun bangga punya ayah pekerja keras. Akibatnya karirnya melesat. Tapi saya amat sangat kaget saat mendengar teman bercerita  saat makan disebuah Cafe Starbuck.

(Isa Alamsah - kbm.id)

Berikut hal yang kita proofreading

Sepanjang hari bapak bekerja hingga lembur larut malam. Akupun bangga punya ayah pekerja keras. Akibatnya karirnya melesat. Tapi saya amat sangat kaget saat mendengar teman bercerita  saat makan disebuah Cafe Starbuck.

Lihatlah!

Kata bapak dan ayah tidak digunakan secara konsisten.

Akupun (X) Aku pun

Kata aku dan saya tidak konsisten

Karirnya (X) kariernya

Kata saat diulang pada kalimat yang sama

Di sebuah Cafe Startbuck, lebih efektif mana dibandingkan dengan di Cafe Statbuck

Thursday, November 9, 2023

Resume Ke-11; Mengelola Majalah Sekolah

                                                                 Pertemuan Ke-11

Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Ke-30 PGRI 
Rabu, 08 November 2023

Pemateri           : Widya Setianingsih, S.Ag
Moderator        : Nur Dwi Yanti, M.Pd
Materi               : Mengelola Majalah Sekolah


Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Ke-30 PGRI Ke-11 dengan materi Mengelola Majalah Sekolahyang menjadi narasumber Widya Setyaningsih, S.Ag dan dipandu oleh Nur Dwi Yanti, M.Pd selaku moderator.

Kita adalah denting yang beresonansi
Mengurai nada dalam riuh dan sepi

Kita adalah deretan huruf yang berbaris tak berjeda
Mengungkap setiap kisah dalam suka dan duka

Kita adalah seutas tali yang terhubung dalam tarikan jemari
berbisik dalam hati dan bercerita dari dalam mimpi

Kunci dalam menulis adalah MAU, satu ons tindakan lebih berarti dari satu ton pemikiran.

Majalah adalah terbitan berkala yang isinya meliputi berbagai liputan jurnalistik, pandangan tentang topik aktual yang patut diketahui pembaca.

Menurut Wikipedia, daftar isi majalah antara lain berisi :
  1. Nomor Edisi
  2. Halaman
  3. Rubrik
  4. Isi
  5. Jumlah halaman
  6. Penulis
  7. Deadline, dan
  8. Keterangan
Adapun yang menjadi seluk beluk majalah adalah :
  1. Pengertian
  2. Susunan redaksi
  3. Susunan daftar isi
  4. Langkah-langkah menerbitkan majalah
  5. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menerbitkan majalah
  6. Manfaat majalah sekolah
Setelah menulis majalah sekolah, adapun langkah-langkah menerbitkannya adalah :
  1. Menyatukan ide dan gagasan
  2. Mengajukan profosal
  3. Membuat rancangan majalah, menentukan nama majalah, isi berita dan pendanaan
  4. Mencari rekanan pendukung percetakan, sponsor, dll
Yang menjadi manfat dari majalah sekolah adalah :
  1. Sebagai sarana komunikasi sekolah dengan wali murid dan siswa
  2. Media komunikasi sekolah yang berisi berita-berita sekolah, informasi, pengetahuan dan hiburan
  3. Wadah kreativitas guru dan siswa dalam berkarya
  4. Sarana publikasi sekolah di masyarakat
  5. Menjadi kebanggaan sekolah dan menambah nilai plus sekolah terutama saat akreditasi
Majalah sekolah merupakan tempat berekspresi bagi guru dan siswa pencinta literasi, baik dalam hal menulis maupun menggambar dan lainnya. 

Maka dengan adanya majalah sekolah menjadi salah satu ikon bahwa sekolah tersebut hidup literasinya dan sekolah bukan saja hanya tempat proses belajar mengajar saja, namun juga tempat menggali potensi siswa untuk menulis dan berkarya.

Resume Ke-10; Kiat Menulis Cerita Fiksi

 Pertemuan Ke-10

Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Ke-30 PGRI 
Senin, 06 November 2023

Pemateri           : Sudomo, S.Pt
Moderator        : Ahmad Sholeh, S.Pd, Gr
Materi               : Kiat Menulis Cerita Fiksi


Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Ke-30 PGRI Ke-10 dengan materi Kiat Menulis Cerita Fiksi yang menjadi narasumber pak Sudomo, S.Pt dan dipandu oleh Ahmad Sholeh, S.Pd, Gr selaku moderator.

Pak Sudomo merupakan juara 1 lomba Blog PGRI tingkat Nasional kategori menulis fiksi dan juga Duta Teknologi NTB 2023.

Dalam menulis fiksi tentunya sangat berpengaruh sejauh mana niat dalam belajar menuklis fiksi, karena menulis fiksi sedikit lebih sulit dari menulis suatu kenyataan.

Untuk menulis fiksi ada beberapa tips dan syarat untuk menulis fiksi. Adapun syaratnya , yaitu :
  1. Komitmen dan niat yang kuat
  2. Kemauan dan kemampuan melakukan riset
  3. Banyak membaca cerita fiksi
  4. Mempelajari KBBI dan PUEBI
  5. Memahami dasar-dasar menulis cerita fiksi, dan
  6. Siap menjaga konsistensi menulis cerita fiksi
Terkait dasar-dasar menulis cerita fiksi, salah satunya adalah mengenal unsur pembangunan cerita, yaitu:
  1. Tema
  2. Premis
  3. latar/setting
  4. penokohan
  5. alur/plot, dan
  6. Sudut pandang
Premis merupakan ringkasan cerita fiksi dalam suatu kalimat yang terdiri dari karakter, tujuan tokoh, rintangan/halangan, dan resiko.

Adapun tips mudah menulis cerita fiksi adalah:
  1. Niat menulis dan komitmen menyelesaikannya
  2. Perbanyak membaca cerita fiksi karya orang lain
  3. Menentukan ide dan tema cerita fiksi
  4. Membuat kerangka/outline
  5. Mulai menulis, dan
  6. Melakukan swasunting




Saturday, November 4, 2023

Resume Ke-9; Menulis Itu Mudah

                                                                  Pertemuan Ke-9

Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Ke-30 PGRI 
Rabu, 03 November 2023

Pemateri           : Prof. Dr. Ngainum Naim
Moderator        : Purbaniasita Kusumaning Sedya, S.Pd
Materi               : Menulis Itu Mudah


Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Ke-30 PGRI Ke-9 dengan materi Menulis Itu Mudah yang menjadi narasumber Prof. Dr. Ngainum Naim dan dipandu oleh Purbaniasita Kusumaning Sedya, S.Pd selaku moderator.

Benarkah menulis itu mudah? kata Prof. Nah ini kunci penting jika ingin mudah menulis maka langkah-langkahnya adalah:

  1. Membangun optimis
  2. Mulailah menulis hal-hal sederhana
  3. Menulis dengan target sederhana
  4. Berjuang meluangkan waktu
  5. Menulis tanpa beban
Optimislah yang mengantar seseorang menulis itu mudah, karena bila optimis jiwa akan merasa rileks dengan suatu tulisan yang ditulis.

Apa pun yang bersifat sederhana dan dianggap itu sebagai layak ditulis ya, tulislah. Asal tidak mengandung sara dan tidak layak secara moral dan agama.

Target sederhana itu akan mengantar penulis kepada suatu tulisan layak publish atau selesai apa yang dituliskan.

Minimal seseorang mempunyai blog kemudian menulislah di blog sendiri dan jadikan itu menjadi media pribadi sebagai penyemangat untuk menulis.

Intinya, perbanyaklah membaca agar membantu lebih mudah dalam menulis dan berjuanglah untuk meluangkan waktu menulis.

Kominmen dalam menulis juga sangat penting, karena awal dari memaksakan diri untuk menulis dan akhirnya akan menjadi suatu kebutuhan.



Thursday, November 2, 2023

Anak Kecil (Belum Khitan) Meninggal, Dimandikan atau Tidak?



 Soal :

Anak kecil yg belum di khitan meninggal apakah sesudah di mandikan, wajib di tayamum lagi karna tidak sampai air ke bawah kulit batas khitan..??


Jawab: 

1.Menurut Imam Ibnu Hajar bila sulit untuk membasuh kulit yang ada di bawah qulfah (kulup) kecuali dengan melukai dan semacamnya, maka mayit harus di tayamumi setelah dimandikan, baik di bawah qulfahnya ada najis atau tidak, Kemudian wajib di shalati.

2.Sedangkan menurut Imam Romli bila di bawah qulfahnya itu suci ,maka ditayamumi adapun jika di bawah qulfahnya ada najis, maka tidak boleh di tayamumi dan langsung di kubur dengan tanpa dishalati...karena syarat tayammum itu ketiadaan najis.

>Maka sepatutnya mengikuti pendapat yang pertama ,karena menguburkan mayat dgn  tanpa shalat itu mengurangi kemuliaan mayat.

>Adapun memotong qulfah mayat hukumnya haram di dasari atas 2 pendapat di atas.


Referensi:

Hasyiah ianatut Thalibin jilid 2 halaman 109.

Resume Ke-8; Komitmen Menulis Di Blog

 Pertemuan Ke-8

Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Ke-30 PGRI 
Rabu, 01 November 2023

Pemateri           : Drs. Dedi Dwitagama, M.Si
Moderator        : Sim Chung Wei, SP
Materi               : Komitmen Menulis Di Blog


Kelas Belajar Menulis Nusantara (KBMN) Ke-30 PGRI Ke-8 dengan materi Komitmen Menulis Di Blog yang menjadi narasumber Drs. Dedi Dwitagama, M.Si dan dipandu oleh Sim Chung Wei, SP selaku moderator.

Blog merupakan salah satu media yang sangat sederhana dan mudah di akses serta mengaksesnya gratis, syarat utama punya android atau laptop dan ada fasilitas internet.

Bagi penulis, tempat menulis paling sederhana adalah menulis di blog. Karena menulis di blog itu bisa menulis bebas yang tentunya jauh dari sifat sara dan pornografi.

Syarat utama adanya tulisan di blog adalah dengan bemar-bemar komitmen untuk menulis setiap hari.

Untuk adanya komitmen tersebut memang harus benar-benar adanya suatu tekad bulat untuk menulis, lawan rasa malas dan langsung bergerak untuk menulis.

Dengan menulis setiap hari suatu saat akan menerima keajaiban, baik dikenal ataupun tulisannya bermanfaat dunia dan akhirat. Oleh karena itu tulislah sesuatu yang bermanfaat dan bernilai fahala jariyah.