Nabi 'Isa diturunkan di Menara Putih Timur Damsyiq (Damaskus) Suriah, dekat dengan penggunungan Anti Libanon.
Nabi 'Isa diturunkan dalam keadaan Dua telapak tangan beliau diletakkan pada sayap Dua Malaikat pada waktu shalat Subuh.
Orang-orang memanggilnya untuk menjadi imam shalat, nabi 'Isa menolaknya dan mengatakan : Imam kamu dari kelompok/umat mu.
Dan dipersilahkan Imam Mahdi untuk menjadi imam shalat Subuh. Imam Mahdi menjadi imam shalat adalah untuk memuliakan umat nabi Muhammad Saw dan memuliakan nabi Muhammad Saw.
Pada saat nabi 'Isa, Imam Mahdi dan jamaah lain sedang shalat, Dajjal ketika itu sedang mengepung Baitul Muqaddis. Pintu Baitul Muqaddis dikunci.
Setelah shalat, nabi 'Isa mengatakan : bukalah pintu, maka mereka membuka pintu.
Maka Dajjal melihat nabi 'Isa dipintu, larilah Dajjal dan pengikutnya.
Nabi 'Isa dan Imam Mahdi keluar untuk mencari Dajjal. Allah mengecilkan bumi untuk pencatian Dajjal.
Nabi 'Isa, Imam Mahdi dan pengikutnya menemukan Dajjal dalam jarak benerapa Puluh hasta di pintu Lud, Lud merupakan satu desa dekat desa Ramalah Palestina. Ada juga yang mengatakan Ramlah yaitu desa di Israel.
Ketika nabi 'Isa melihat Dajjal, nabi 'Isa berkata : dirikan shalat. Dajjal berkata : ya nabiyullah sungguh telah aku dirikan shalat. Kemudian nabi 'Isa berkata lagi : wahai musuh Allah, sesungguhnya kamu itu kamu dakwa bahwa kamu adalah Tuhan sekalian alam, maka bagi siapa kamu shalat?
Kemudian nabi 'Isa menusuk Dajjal sampi tembus dengan tombak sehingga ia berlumuran darah, dan berkata : wahai orang Muslimin, lihatlah mereka.
Nabi 'Isa berhukum dengan syariat nabi Muhammmad Saw.
Ketika itu terjadilah kemanan, kesuburan, kemakmuran dan keberkahan. Ini terjadi selama Empat Puluh tahun.
Kemudian nabi 'Isa menikah dan dikarunia Dua orang anak.
Kemudian Imam Mahdi wafat, nabi 'Isa yang menshalatkannya, dikebumikan Imam Mahdi di Baitul Muqaddis.
Kemudian nabi 'Isa pun diwafatkan dan dikebumikan di Madinah disamping kubur Abu Bakar Siddiq.
Syeh muhammad Amin al Kurdi, Tanwirul Qulub, hal. 122-123