Pada suatu malam Fir'aun melihat dalam tidurnya ada api yang datang dari Baitul Muqaddis dan api itu sampai ke Mesir yang membakar orang Qabthi dan tidak menyakiti orang Bani Israil.
Kemudian Fir'aun datang kepada dukun/peramal untuk menanyakan tentang mimpinya.
Dukun/peramal berkata bahwa akan lahir seorang Pemuda yang akan menghancurkannya dan meruntuhkan kekuasaannya.
Maka Fir'aun memerintahkan kepada bawahannya untuk membunuh setiap anak yang lahir pada Bani Israil.
Fir'aun memerintahkan semua bidan untuk membunuh setiap anak lelaki yang lahir, sehingga para bidan telah membunuh 12.000 anak lelaki untuk mencari pemuda (Musa) yang akan membunuh dan meruntuhkan kekuasaannya. Ada yang mengatakan mereka telah membunuh 70.000 anak lelaki yang lahir.
Karena anak yang baru lahir telah dibunuh dan yang sudah tua mati sendirinya, sehingga ketika itu datanglah pemimpin Qabthi kepada Fir'un, mereka berkata: sesungguhnya telah banyaklah yang mati pada Bani Israil, yang kecil dibunuh dan yang tua mati sendirnya, maka kami sangka kami akan punah semuanya.
Maka Fir'aun memerintahkan kepada bawahannya untuk membunuh anak-anak pada satu tahun dan membiarkan mereka hidup pada tahun berikutnya.
Nabi Harun lahir pada tahun saat anak-anak dibiarkan hidup dan nabi Musa lahir pada tahun saat anak-anak dibunuh.






0 komentar:
Post a Comment